Mei 2016
Informasi seputar tutorial pemrograman, web developer, windows, linux, networking, android, software dan hardware komputer, dan perkembangan teknologi

Perkembangan Internet yang berkembang pesat berisi informasi dan konten yang sangat beragam. Hal itu juga menyebabkan plagiatisme atau penjiplakan hasil karya orang lain begitu banyak terjadi. Salah satunya yang paling banyak adalah aktifitas peng-copy paste-an hasil tulisan seseorang. Dunia Internet merupakan dunia tanpa batasan, setiap hari ratusan bahkan ribuan tulisan pun diterbitkan, baik itu berbentuk jurnal atau tulisan ilmiah, informasi, atau artikel biasa. 

Mengetahui Keaslian/Originitas/Plagiatisme Tulisan
Cara Mengetahui Keaslian/Originitas/Plagiatisme Postingan pada Sebuah Blog atau Tulisan Ilmiah





Nah, untuk membedakan keaslian atau originitas suatu postingan pada sebuah blog atau mengecek keaslian suatu tulisan ilmiah, kita dapat menggunakan bantuan salah satu web berikut ini!

1. Copyscape.com

Copyscape.com

Copyscape.com adalah sebuah web yang dapat digunakan untuk mengetahui plagiatisme suatu blog atau website. Kelebihan dari Copyscape.com adalah jika ternyata sebuah blog atau website berisi plagiatisme, maka Copyscape akan menampilkan rujukan dari web yang berisi konten yang sama. Untuk mengecek plagiatisme suatu blog atau dengan Copyscape.com, anda dapat melakukannya tanpa mendaftar terlebih dahulu dan tentu saja gratis meskipun tersedia juga versi berbayar. Namun demikian, Copyscape hanya mampu menampilkan 10 result untuk penggunaan secara gratis.

2. Siteliner.com

Siteliner.com
Siteliner.com juga merupakan sebuah website yang bisa digunakan untuk melihat keaslian tulisan-tulisan dalam sebuah website atau blog. Kelebihan lain dari Siteliner adalah dia mampu menghitung jumlah artikel dalam website, mencari tingkat plagiatisme dalam artikel serta mampu menghasilkan presentase duplicate content yang terdapat dalam website atau blog tersebut. Disamping itu, Siteliner.com juga mampu mencari broken link dalam website atau blog tersebut. Siteliner.com juga bersifat gratis.

3. PlagSpotter.com


PlagSpotter.com

PlagSpotter.com juga merupakan sebuah web yang dapat digunakan untuk melihat originitas suatu tulisan dalam blog atau website. PlagSpotter.com mampu menampilkan tulisan plagiat dan original dari sebuah tulisan dalam web dengan perbedaan warna yang mencolok.

4. TinEye.com


TinEye.com

TinEye.com adalah sebuah web yang dapat melihat originalitas suatu gambar. Anda dapat mengupload atau memasukkan alamat url dari gambar yang ingin anda cek originitasnya.

5. DupliChecker.com


duplichecker

DupliChecker.com adalah sebuah web yang dapat anda gunakan untuk mengecek keaslian suatu jurnal atau tulisan ilmiah. Anda dapat mempastekan isi dari tulisan tersebut atau menguploadnya ke DupliChecker.com.

 6. Plagiarism Checker



Plagiarism Checker

Plagiarism Checker juga merupakan sebuah web yang dapat digunakan untuk mengecek keaslian suatu jurnal atau tulisan ilmiah. Masih sama seperti Cuplichecker.com, Plagiarism Checker mengizinkan anda untuk mempastekan tulisan, menguploadnya atau mempastekan url artikel yang spesifik.

Itulah enam situs web yang dapat anda gunakan untuk mengecek keaslian suatu tulisan pada blog atau web atau suatu jurnal atau tulisan ilmiah. Semoga bermanfaat. :-)
Informasi seputar tutorial pemrograman, web developer, windows, linux, networking, android, software dan hardware komputer, dan perkembangan teknologi

Bagi seorang programmer yang suka menulis pada halaman blog maupun situs web-nya, tentu terkadang ia ingin membagi dan menjelaskan suatu code pemrograman. Kadang ia ingin membagikan ilmu yang dimilikinya. Source code tidak bisa ditulis sama tulisan artikel lainnya, bisa-bisa membuat pembaca tidak mengerti tentang source code itu. Alangkah baiknya suatu source code dituliskan memiliki kemiripan dengan bahasa pemrograman yang ditulis.Istilah kerennya haruslah highlight (berwarna sesuai dengan jenis tag bahasa).  Secara default fasilitas seperti ini tidak tersedia dalam pembuatan halaman blog baik pada blogspot, wordpress, dan jenis blog lainnya. Untuk itu perlu ditambahkan beberapa script agar dapat menampilkan source code yang menawan pada web atau blog anda.

Cara Menulis Source Code (Sintak Program) pada Blog
Cara Menulis Highlight Source Code (Sintak Program) pada Blog

Cara Menulis Highlight Source Code (Sintak Program) pada Blog

1. Bukalah blog anda. Masuk ke Dashboard >> Layout >> Edit HTML.
2. Cari sintak </head> pada halaman template Blogger. Anda dapat mencarinya dengan fasilitas find 
    (dengan menekan kombinasi CTRL+F pada keyboard).
3. Pastekan script berikut sebelum tag </head>.
<!--Syntax Highlighter-->
<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'>  
<link href="http://alexgorbatchev.com/pub/sh/current/styles/shCore.css" rel="stylesheet" type="text/css"/>  
<link href="http://alexgorbatchev.com/pub/sh/current/styles/shThemeDefault.css" rel="stylesheet" type="text/css"/>  
<script async='async' src="http://alexgorbatchev.com/pub/sh/current/scripts/shCore.js" type="text/javascript"></script>  
<script async='async' src="http://alexgorbatchev.com/pub/sh/current/scripts/shBrushCpp.js" type="text/javascript"></script>  
<script async='async' src="http://alexgorbatchev.com/pub/sh/current/scripts/shBrushCSharp.js" type="text/javascript"></script>  
<script async='async' src="http://alexgorbatchev.com/pub/sh/current/scripts/shBrushCss.js" type="text/javascript"></script>  
<script async='async' src="http://alexgorbatchev.com/pub/sh/current/scripts/shBrushJava.js" type="text/javascript"></script>  
<script async='async' src="http://alexgorbatchev.com/pub/sh/current/scripts/shBrushJScript.js" type="text/javascript"></script>  
<script async='async' src="http://alexgorbatchev.com/pub/sh/current/scripts/shBrushPhp.js" type="text/javascript"></script>  
<script async='async' src="http://alexgorbatchev.com/pub/sh/current/scripts/shBrushPython.js" type="text/javascript"></script>  
<script async='async' src="http://alexgorbatchev.com/pub/sh/current/scripts/shBrushRuby.js" type="text/javascript"></script>  
<script async='async' src="http://alexgorbatchev.com/pub/sh/current/scripts/shBrushSql.js" type="text/javascript"></script>  
<script async='async' src="http://alexgorbatchev.com/pub/sh/current/scripts/shBrushVb.js" type="text/javascript"></script>  
<script async='async' src="http://alexgorbatchev.com/pub/sh/current/scripts/shBrushXml.js" type="text/javascript"></script>  
<script async='async' src="http://alexgorbatchev.com/pub/sh/current/scripts/shBrushPerl.js" type="text/javascript"></script>  
</b:if>    
<!--End Syntax Highlighter--> 

highlight-2
4. Pastekan script berikut sebelum tag </body>

<!--Syntax Highlighter-->    
<script language="javascript">
SyntaxHighlighter.config.bloggerMode = true;
SyntaxHighlighter.config.clipboardSwf = 'http://alexgorbatchev.com/pub/sh/current/scripts/clipboard.swf';
SyntaxHighlighter.all();
</script>
<!--End Syntax Highlighter-->  

highlight-2
5. Untuk mengaktifkan Syntax Higlighter, saat anda memposting source code, sisipkan kode berikut

<pre class="brush: Nama Alias">

/*ketikkan source code di sini*/

</pre>


Berikut daftar nama alias

Model SintakNama AliasNama File
ActionScript3as3, actionscript3shBrushAS3.js
Bash/shellbash, shellshBrushBash.js
ColdFusioncf, coldfusionshBrushColdFusion.js
C#c-sharp, csharpshBrushCSharp.js
C++cpp, cshBrushCpp.js
CSScssshBrushCss.js
Delphidelphi, pas, pascalshBrushDelphi.js
Diffdiff, patchshBrushDiff.js
Erlangerl, erlangshBrushErlang.js
GroovygroovyshBrushGroovy.js
JavaScriptjs, jscript, javascriptshBrushJScript.js
JavajavashBrushJava.js
JavaFXjfx, javafxshBrushJavaFX.js
Perlperl, plshBrushPerl.js
PHPphpshBrushPhp.js
Plain Textplain, textshBrushPlain.js
PowerShellps, powershellshBrushPowerShell.js
Pythonpy, pythonshBrushPython.js
Rubyrails, ror, rubyshBrushRuby.js
ScalascalashBrushScala.js
SQLsqlshBrushSql.js/td>
Visual Basicvb, vbnetshBrushVb.js
XMLxml, xhtml, xslt, html, xhtmlshBrushXml.js
Informasi seputar tutorial pemrograman, web developer, windows, linux, networking, android, software dan hardware komputer, dan perkembangan teknologi

Apa itu Google Drive?

Penulis percaya, anda pasti mengenal Google Drive. Google Drive adalah sebuah layanan penyimpanan milik Google. Layanan penyimpanan ini diberikan secara gratis sebesar 15 GB dan dapat ditambahkan dengan pembayaran tertentu. Fiturnya sama seperti Dropbox, yaitu sinkronisasi data melalui folder khusus di dalam desktop. Para Blogger mania biasanya menggunakan Google Drive untuk menyimpan file CSS dan JavaScript.

Sebagai sebuah media penyimpanan secara online, tentu untuk  pengelolaan data atau file di Google Drive tidak semudah seperti kita menyimpan data di drive laptop atau komputer. Ada beberapa langkah yang harus diperhatikan agar file yang di upload dapat dibaca sempurna. Permasalahan biasanya adalah permasalahan ketika mengatur kontent dan mengambil url dari file yang diupload untuk digunakan sebagaimana dikehendaki. Itulah permasalahan yang patut dipecahkan.


Memanfaatkan Google Drive sebagai Media Hosting File HTML, CSS, dan JavaScript
Memanfaatkan Google Drive sebagai Media Hosting File HTML, CSS, dan JavaScript

A. Mengupload File Ke Google Drive

1. Kunjungi https://drive.google.com/
2. Apabila ingin membuat folder baru, silahkan klik tombol Baru (1) pada kolom sebelah kanan halaman
3. Klik pada Folder (2)

buat-folder-pada-google-drive
4. Pada halaman pupop yang muncul, Masukkan nama folder yang ingin dibuat, misalnya Contoh.
    kemudian klik buat
5. Sekarang pada Google Drive anda telah ada sebuah folder baru bernama Contoh. Klik dua kali pada
    folder tersebut. sekarang anda telah berada dalam folder tersebut.

berhasil-membuat-folder-google-drive

6. Untuk mengupload sebuah file Javascript atau file lainnya, anda cukup menyeret dan melepaskannya
    pada bidang halaman bertuliskan Seret dan Lepaskan file disini.

berhasil-upload-file-google-drive

7. Untuk tahap ini anda sudah berhasil mengupload sebuah file bernama contoh.js dalam folder Contoh.

B. Cara Share File Agar Bisa di Akses Secara Global serta Cara Penggunaannya


Pada tahap pertama tadi anda telah berhasil mengupload sebuah file. Selamat!. Namun file tersebut hanya anda yang dapat mengaksesnya. Agar bisa diakses secara global, file yang anda upload harus anda share. Berikut langkahnya:
1. Klik kanan pada file yang anda upload tadi, kemudian klik Bagikan....

Bagikan-file-google-drive

2. Pada pupop yang muncul, biarkan default saja. Ingat, copy link akses file (nomor 2 pada gambar).
    Link tersebut sangat sakral untuk tidak di copikan :-). kemudian klik Beres.

mengambil-link-url-file

3. Perhatikan Url yang telah anda copy tadi.

https://drive.google.com/file/d/0B0W1gh_13V_QQ2w3YVVhcm1ybTg/view?usp=sharing

4. Kode berwarna merah tersebut adalah id dari file contoh.js yang kita upload. kode itu adalah kode
     yang perlu dipasang untuk memanggil file Javascript yang telah kita upload tadi.
5. Untuk penggunaannya dalam web atau blog kita, perhatikan lagi kode berikut!

<script src="https://googledrive.com/host/0B0W1gh_13V_QQ2w3YVVhcm1ybTg" type="text/javascript" />
*pastikan code berwarna merah sama dengan kode berwarna merah pada langkah 3 diatas

6. Untuk mengecek apakah alamat itu berjalan, silahkan paste url src yang kita pasang pada script diatas
    (langkah ke 5 tadi) pada browser anda.


7. Jika browser mampu menampilkan file Javascript yang telah kita upload. berarti kerja keras kita
    berhasil. Sekali lagi selamat buat anda.

C. Cara Share Folder dan Mengakses File yang Ada di Dalamnya

Adakalanya kita membutuhkan resource file yang banyak. Tentu dengan menggunakan langkah mengakses file atau menggunakan url file seperti pada langkah sebelumnya adalah sangat rumit. Hal itu dikarenakan kita harus berkali-kali menshare dan mengambil link masing-masing file. Untuk keadaan tersebut ada penanganannya sendiri. ikuti langkah berikut!
1. Anda kembali ke folder yang pertama kita buat dulu (maksudnya folder Contoh).
2. Klik kanan pada folder tersebut, dan klik Bagikan...
3. Pada popup yang muncul, jangan klik Beres dulu. Klik dulu Lanjutan.

share-folder-1

4. Pada pupup selanjutnya juga jangan buru-buru klik selesai. Klik dulu Ubah.

share-folder-2

5. Pada Popup selanjutnya. Pada bagian aktif, pilih Publik di web. Untuk akses pilih dapat melihat.
     kemudian klik Simpan.

share-folder-3

6. Klik selesai pada popup setelan berbagi dan klik Beres. Oya, jangan lupa copy link sharenya. :-)
7. perhatikan alamat sharing urlnya!
 
https://drive.google.com/folderview?id=0B0W1gh_13V_QOGd1b1hsZThsOXc&usp=sharing

 8. Kode itu adalah id dari folder Contoh yang kita buat tadi. masih ingat kan file yang kita upload tadi?
     file contoh.js maksud saya. Untuk menggunakan file tersebut dalam halaman html kita adalah sebagai
     berikut:

<script src="https://googledrive.com/host/0B0W1gh_13V_QOGd1b1hsZThsOXc/contoh.js" type="text/javascript" />
*pastikan code berwarna merah sama dengan kode berwarna merah pada langkah 7 dan contoh.js adalah file yang anda upload
 
9. Untuk mengecek apakah alamat itu berjalan, silahkan paste url src yang kita pasang pada script diatas
    (langkah ke 8 tadi) pada browser anda.

* untuk langkah ini anda harus menambahkan "/nama file" setelah id sharing folder.

Kesimpulan

Google Drive yang gratis tidak saja dapat digunakan untuk penyimpanan online. Untuk para Blogger pun dapat menggunakannya sebagai tempat Hosting file CSS dan JavaScript. Kita tidak perlu lagi membeli hosting untuk mengupload sebuah file untuk keperluan blogging dan lainnya. ada dua cara yang dapat digunakan untuk mengakses file yang diupload yaitu:
1. Dengan cara mengambil id file yang diupload
2. Dengan cara mengambil id folder yang diupload.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi anda, Jika masih ada kendala silahkan ditanyakan pada kolom komentar dibawah. :-)
Informasi seputar tutorial pemrograman, web developer, windows, linux, networking, android, software dan hardware komputer, dan perkembangan teknologi

Apa Itu Feedburner dan RSS ?

Menurut Wikipedia, FeedBurner adalah suatu layanan manajemen umpan web (web feed) yang terdiri dari RSS feed dan alat pengelola (management tools) untuk blogger dan podcaster serta aplikasi publikasi lain yang berbasis web. Lantas apa itu RSS? RSS atau Really Simple Syndication adalah alat yang akan mengambil konten terbaru dari suatu situs, kemudian ia akan menarik mereka ke pembaca feed  dimana mereka dapat membaca semua artikel dalam web dalam satu lokasi.

Secara resmi FeedBurner dapat diartikan sebagai sebuah web-based tools yang memberikan kita kemudahan untuk mempromosikan dan mengelola kontent blog secara utuh. FeedBurner didirikan pada tahun 2004. Awalnya ia merupakan layanan tersendiri, namun akhirnya diakusisi oleh Google yang mengkhususkannya buat pengguna blogger. Kegunaannya sendiri adalah  untuk pelacakan pengunjung, mengetahui statistik kunjungan, berapa banyak pelanggan blog, dan berasal dari mana saja pembaca blog kita. Feedburner adalah salah satu optimasi SEO Onpage yang sangat di rekomendasikan karena alasannya adalah ia sangat memudahkan blog kita agar cepat terindex oleh mesin pencari, khususnya Google.

Memasang Feedburner pada Blog dan Cara Optimalisasinya
Memasang Feedburner pada Blog dan Cara Optimalisasinya

A. Cara Mendaftar Feedburner 

1. Kunjungi http://www.feedburner.com/, dan login dengan akun Gmail anda.
2. Pada tampilan awal silahkan masukan alamat blog anda pada kolom dibawah tulisan Burn a feed right 
    this instant (gambar 1). kemudian klik Next.

mendaftar-feedburner-1

3. Pada Identify Feed Source, pilih source Atom. kemudian klik Next.

mendaftar-feedburner-2

4. Pada halaman Welcome! Let us burn a feed for you, masukkan Feed Address sesuai kemauan anda.
    Anda juga dapat merubah Feed Title jika anda mau. Kemudian Klik Next.

mendaftar-feedburner-3





5. Pada halaman Congrats! Your FeedBurner feed is now live. Want to dress it up a little? akan
    ditampilkan alamat feed blog kita. sebaiknya catat alamat tersebut dan klik Next.
6. Pada halaman Get More Gusto From Your Feed Traffic Statistics. conteng semua pilihan yang ada
    dan klik Next.


mendaftar-feedburner-4

7. Selamat!. Anda telah berhasil mendaftar feed blog pada Feedburner.


mendaftar-feedburner-4



B. Cara Memasang Feedburner Pada Blog

Pada point nomor A, anda sudah berhasil mendaftar blog anda di Feedburner. Selanjutnya saya akan menjelaskan cara memasangkan feed yang telah kita daftarkan pada blog kita. berikut langkahnya:

1. Login ke dashboard blogger anda.
2. Buka Setting (1) >> Lainnya (2). pada Posting URL Pengubahan Arah Feed, Klik Tambahkan. Isi
    kolom tersebut dengan alamat feed yang baru saja anda daftar (3). kemudian klik Simpan (4).

memasang-feed-1



3. Jika anda lupa alamat feed anda anda dapat kembali melihatnya dengan mengklik  Edit Feed Details…
    pada Feedburner.

lupa-feed

 4. Buka kembali feedburner.com. Masuk ke Publiceze (1)>> Ping Shot (2) >> klik Activate (3)


memasang-feed-3

 6. Untuk Optimalisasi lebih lanjut, Aktifkan saja semua services yang ada pada kolom sebelah kiri
     halaman publicize !.


Informasi seputar tutorial pemrograman, web developer, windows, linux, networking, android, software dan hardware komputer, dan perkembangan teknologi
Singapura adalah salah satu negara tetangga dengan pulau kecil yang terletak di Asia Tenggara. Meski memiliki luas wilayah yang sangat sempit, namun dengan pengembangan teknologi Singapura mampu menjadi salah satu negara maju di kawasan Asia Tenggara.

Salah satu produk terbaru andalannya adalah transportasi umum tanpa pengemudi. Kendaraan umum itu berbentuk pod dan tanpa sopir. Kendaraan pod ini menggunakan listrik sebagai sumber energinya dan dapat beroperasi di jalan-jalan kecil seperti jalan kompleks perumahan maupun kawasan kampus, hingga tempat kerja.
 
Hebat! Singapura Bakal Punya Kendaraan Umum Tanpa Sopir
Hebat! Singapura Bakal Punya Kendaraan Umum Tanpa Sopir
Kendaraan pod ini disediakan oleh SMRT yang bekerjasama dengan perusahaan 2getthere asal Belanda. Mereka mengatakan akan membuat pod yang mampu menampung 24 penumpang dan akan diluncurkan secara komersil pada akhir tahun ini. Untuk masalah bahan bakar, katanya kendaraan pod ini didorong oleh baterai Lithium-fosfat yang diyakini mampu menempuh jarak sejauh 60 KM setelah pengisian selama 1,5 jam. Hebat ya..?

Sebenarnya Singapura bukanlah negara pertama yang menggunakan kendaraan umum tanpa sopir berjenis pod ini, kendaraan umum pod yang serupa juga sudah beroperasi di Abu Dhabi sejak tahun 2010 yang juga dibuat oleh 2getthere dan SMRT. SMRT adalah perusahaan transportasi terbesar kedua di Singapura. Selain itu, SMRT juga beroperasi di Hong Kong dan Timur Tengah.



Selain di Singapura dan Abi Dhabi, 2getthere juga membangun sistem kendaraan pod di Rotterdam. Di sana telah tersedia 6 pod yang masing-masing dapat menampung 20 penumpang dan sekitar 2.500 orang menggunakan kendaraan pod itu setiap hari. Waaaah...Banyak juga ya masyarakat Rotterdam yang tertarik dengan kendaraan tanpa sopir itu. Kapan ya Indonesia bisa turut menerapkan kendaraan umum pod tanpa sopir ini?

Informasi seputar tutorial pemrograman, web developer, windows, linux, networking, android, software dan hardware komputer, dan perkembangan teknologi
Memang, tak dapat dipungkiri bahwa PHPMyAdmin adalah salah satu aplikasi manajemen database berbasis yang sangat terkenal dan banyak digunakan. Namun, Kali ini penulis akan menshare sebuah aplikasi manajemen database yang sederhana namun memiliki kemampuan power full. Dia adalah Adminer, sebuah aplikasi manajemen database yang hanya terdiri dari satu file, namun memiliki kemampuan yang luar biasa. Sangat cocok menjadi alternatif menggantikan PHPMyAdmin yang terkenal itu.

Adminer: Manajemen Database dalam Satu File PHP
Adminer: Manajemen Database dalam Satu File PHP

Meski hanya terdiri dari satu file PHP saja dengan ukuran kurang dari setengah Mega, Adminer memiliki kemampuan yang luar biasa dengan permorma dan security yang baik. disamping itu, Dalam satu file itu, Adminer telah dilengkapi dengan berbagai operasi pengelolaan database seperti CRUD, export impor database, pengelolaan user database, database scema, dan operasi-operasi pengelolaan database lainnnya. Tidak hanya mendukung MySQL,  Adminer juga mendukung PostgreSQL, SQLite, MS SQL, Oracle, SimpleDB, Elasticsearch, MongoDB. Ia tersedia dalam 36 bahasa dunia termasuk bahasa Indonesia, hebat bukan? Ia juga tersedia dalam Commersial or Not Commersial use. Adminer dapat di download di situs resminya beralamat http://www.adminer.org/

Dalam situs resminya, Adminer mengklaim dirinya lebih baik dibandingkan PHPMyAdmin. Berikut ini adalah tabel perbandingan antara Adminer dengan PHPMyAdmin sebagaimana yang saya kutip dari situs resminya.


Feature phpMyAdmin 3.3.9 Adminer 3.1.0 Comment
Supported systems MySQL MySQL, SQLite, PostgreSQL, MS SQL, Oracle Adminer is also available in a MySQL-only version.
Login partial complete Adminer offers permanent login including user list, phpMyAdmin only partial support through configuration.
Create table not smart smart In phpMyAdmin you have to specify the number of fields prior to creating the table. The form design transposes based on the number of fields. Adminer adds fields automatically.
Alter table restricted free phpMyAdmin cannot move columns and cannot add columns in different places at once (every alter table is very slow when applied to big tables). Adminer can reorganize columns and add them in different places - at once.
Enum type miserable comfortable Adminer offers textarea with one item per line for enum type creation.
Indexes one at a time all at once Adding an index is a slow operation with big tables. Adminer allows manipulation with all indexes together.
Foreign keys limited complete It is not possible to create multi-column foreign keys in phpMyAdmin. You have to create an index manually before you create the foreign key. Adminer offers a foreign keys interface directly in create/alter table.
Views no alter full support It is not possible to alter a view in phpMyAdmin, it must be dropped and recreated manually.
User interface confusing intuitive An example that applies to many differenet cases: there is an icon by table name in navigation. Half of users do not know that it has a different function than table name, the other half is not sure which function it is.
Triggers, routines, events no create, alter manually full support phpMyAdmin does not offer an interface for creating these objects and has only primitive functionality for altering them.
Calling routines SQL only friendly Calling stored procedures and functions in phpMyAdmin is possible only by creating a SQL query. Adminer offers a friendly interface.
Selecting data lacking functions, grouping Adminer allows grouping results and applying functions to columns in select statements. It is also possible to order by several columns at once. phpMyAdmin lacks these features.
Blob field download extra tables automatic It is possible to download the contents of a blob field in phpMyAdmin only by creating extra tables, specifying them in the configuration and manually marking the downloadable fields. Adminer allows downloading any blob.
Relations extra tables automatic To link data through foreign keys, you have to create an extra table and specify it in the configuration of phpMyAdmin.
Bulk editing absent present There is no way to change a field value for several rows at once in phpMyAdmin. Adminer offers both relative and absolute modifications.
Multiple editing complicated trivial For example, to fix typos on ten rows: You have to select these rows in phpMyAdmin, edit them, find the typos again and save. In Adminer, just double-click on a typo and save.
Clone row error-prone safe phpMyAdmin offers the clone row feature after standard editing, therefore it is possible to overwrite the row by mistake. Adminer has a special button that is displayed prior to this operation.
Schema extra tables always Schema in phpMyAdmin is available only after setting up and specifying extra tables in the configuration file and only through PDF or <canvas>. Adminer uses HTML and JavaScript.
Synchronization requires remote access works anywhere phpMyAdmin synchronize feature does not work without remote access to the server which is usually disabled by a firewall. Adminer uses a different approach - it can create an ALTER export which generates alter commands to synchronize the target database with the source after running on the remote server.
Database list slow fast Database list is slow because it displays the number of tables. Adminer downloads this data asynchronously.
Status variables one-line summary official documentation phpMyAdmin displays an on-line summary for some status variables, Adminer links to the official documentation.
Variables no description official documentation phpMyAdmin does not display any description for variables, Adminer links to the official documentation.
Multiple browser tabs blocking non-blocking When one browser tab is performing a long operation, it is not possible to work with phpMyAdmin in another tab. Adminer on the other hand is concurrent and non-blocking.
SQL queries one result several results Adminer is able to display the results of separate SQL queries all in one page.
Syntax highlighting no links documentation links Adminer provides links to documentation for all SQL keywords.
Keyboard shortcucts obstructive handy In phpMyAdmin, Ctrl+Left/Right does not skip by words as is the standard, instead it moves between fields. In Adminer, keyboard shortcuts work as expected: Tab inside a SQL textarea works and Ctrl+Enter sends a form.
Skins 6 8 phpMyAdmin skin requires creating over 100 icons.
Customization extra tables PHP class phpMyAdmin offers very simple customizations through special tables. Adminer offers advanced customization through a PHP extension class.
Overall performance slow fast Adminer is 28% faster on average (according to independent test by Juraj Hajdúch).
Security bugs fixed in 2010 10 1 phpMyAdmin still fails to address serious security issues such as ClickJacking from the same domain or Referer Leakage.
New version notifications e-mail inside Adminer You can subscribe to e-mail notifications in phpMyAdmin. Adminer is more user friendly: the availability of a new version is displayed automatically in Adminer itself. There is also an RSS channel for both tools.
Number of files 879 1 The Adminer source code is well structured and kept in 70 files. The final, single file version is the result of compilation and minification.
Size 15 126 kB 291 kB Number of files and size becomes apparent when installing/copying the application to a remote server. Installing Adminer is a snap.
License GPL GPL or Apache GPL license is quite restrictive - it requires derived products to be also under GPL.
Requirements PHP 5.2+, MySQL 5+ PHP 4.3+, MySQL 4.1+ Adminer works even with older versions of PHP and MySQL. phpMyAdmin requires a downgrade to work in older versions.
Configuration usually necessary zero configuration phpMyAdmin usually requires at least some configuration, Adminer just works.
Languages 7/57 up-to-date 17/17 up-to-date Nearly all translations in phpMyAdmin are incomplete. Common languages including RTL are supported in both tools and both tools have an English-only version in addition to the multi-lingual version. Create a new translation (if you are a native speaker).
Export formats 16 (LaTeX, Texy!, ...) 3 (SQL, CSV, TSV) Exporting database to LaTeX is a task that most developers solve on a daily basis.
Downloads in 11/2010 280 000 7 000 You can change it this month!

Setelah anda melihat perbandingan yang begitu signifikan, apakah anda memilih untuk tetap berkutat pada PHPMyAdmin atau mulai beralih menggunakan Adminer? Semua terserah anda! Dan semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi anda. :-)

Informasi seputar tutorial pemrograman, web developer, windows, linux, networking, android, software dan hardware komputer, dan perkembangan teknologi

Apa Itu CodeIgniter?

Begitulah kira-kira pertanyaan pertama yang terlintas dari pikiran kawan-kawan saat ada seseorang yang berbicara tentang CodeIgniter. Bukan hanya tentang CodeIgniter, tapi pertanyaan "APA" pada dasarnya akan acap kali ditanyakan pada setiap pernyataan yang pertama kali kita dengar. Betul kan..??

Pengertian CodeIgniter : Fungsi, Kelebihan dan Kekurangannya
Pengertian CodeIgniter : Fungsi, Kelebihan dan Kekurangannya

Pengertian CodeIgniter

CodeIgniter adalah sebuah framework berbasis PHP yang kuat dengan footprint yang sangat kecil, dibangun untuk pengembang yang membutuhkan toolkit sederhana dan elegan untuk membuat aplikasi web dengan fitur lengkap. Lantas Apa itu framework? Framework atau dalam bahasa indonesia dapat diartikan sebagai "kerangka kerja" merupakan sebuah tool yang bekerja pada suatu konsep tertentu dan terdiri dari berbagai fungsi yang dapat dengan mudah dijabarkan atau dialih-gunakan untuk membuat fungsi-fungsi lain yang lebih kompleks. Maksudnya, jika seorang Programmer menggunakan sebuah framework sebagai lingkup kerjanya, dia harus mematuhi segala ketentuan dari framework tersebut. Lebih lanjut ia dapat membangun berbagai fungsi yang rumit dan kompleks dengan menggunakan fungsi-fungsi yang telah disediakan oleh Framework tersebut. Jadi dia tidak perlu lagi menulis ulang semua coding, Ia cukup mempelajari cara menggunakan kerangka (frame) yang telah tersedia dari framework tersebut.


CodeIgniter pertama kali ditulis oleh Rick Ellis (http://www.ellislab.com), seorang musisi rock yang beralih profesi menjadi programmer dalam riset kecil-kecilannya dan menghasilkan suatu framework PHP yang berukuran kecil, ringan serta memenuhi fitur umum aplikasi PHP. Namun, sejak tahun 2014 CodeIgniter telah dimiliki oleh British Columbia Institute of Technology (BCIT). Segala hal mengenai CodeIgniter dapat ditemui di websiter resminya beralamatkan http://www.codeigniter.com. Untuk saat ini telah merilis versi 3.0.6.

Apa Fungsi CodeIgniter ?

Sebagaimana yang telah saya utarakan sebelumnya bahwa CodeIgniter adalah sebuah kerangka kerja yang berisi berbagai fungsi yang dapat digunakan untuk membuat fungsi-fungsi yang kompleks. Dalam membangun sebuah web, kita biasa sangat berkutat pada script koneksi database, pagination, proses login, query database. Dengan menggunakan sebuah framework, CodeIgniter tentu saja, kita tidak perlu lagi menuliskan perintah mysql_connect, myql_select_db atau semacamnya, karena CodeIgniter sudah menyediakan semua itu. Kita hanya perlu tau bagaimana cara menggunakannya. Dan saya rasa, semua itu tidaklah terlalu susah. Anda dapat membacanya sendiri di http://www.codeigniter.com/user_guide.  Jadi intinya adalah: ia mampu mempercepat dan mempermudah kita dalam pembuatan website.

Disamping itu, penggunaan CodeIgniter juga akan menghasilkan suatu struktur pemrograman yang sangat rapi, baik dari segi kode maupun struktur file phpnya. Struktur aplikasi yang rapi tentu sangat diperlukan dari sebuah aplikasi. Misalnya, jika terjadi suatu error dalam aplikasi, dengan code yang rapi kita dapat dengan mudah menemukan kesalahan tersebut. Bukan hanya itu, bayangkan suatu saat aplikasi yang kita bangun membutuhkan fungsi-fungsi lain yang sangat penting, tentu akan diperlukan pengembangan lebih lanjut. Dan sekali lagi, hal itu juga sangat memerlukan struktur coding yang rapi. Dengan menggunakan CodeIgniter, untuk mewujudkan struktur kode yang rapi sangat-sangat mungkin terjadi. Hal itu dikarenakan CodeIgniter dibangun berbasis MVC (Model, View, Controller) yang memisahkan antara tampilan dan logic aplikasi. 

model-view-controller
Model View Controller CodeIgniter

  1. Model adalah bagian yang bertanggung jawab terhadap operasi database, baik itu create, read, update atau delete. Ia berupa fungsi-fungsi operasional database yang dapat dipanggilkan oleh Controller.
  2. View adalah bagian yang menangani tampilan. bagian inilah yang bertugas untuk mempresentasikan data kepada user. Ia berbentuk struktur HTML yang berisikan variabel data yang dikirimkan oleh Controller.
  3. Controller adalah bagian yang mengatur hubungan antara Model dan View. Ia adalah otak dari kinerja aplikasi. Ia terdiri dari fungsi-fungsi yang bersifat operasional dan logikal. Saat ada request yang masuk, ia akan menangani dan memprosesnya untuk kemudian ditampilkan dalam View.
Fungsi kedua adalah: memberikan Standar Coding sehingga memudahkan kita atau orang lain untuk mempelajari kembali sistem aplikasi yang dibangun.

Kelebihan-Kelebihan CodeIgniter

  1.  Berukuran sangat kecil. File download nya hanya sekitar 2MB, itupun sudah include dokumentasinya yang sangat lengkap.
  2. Dokumentasi yang bagus. Saat anda mendownloadnya, telah disertakan dengan dokumentasi yang berisi pengantar, tutorial, bagaimana panduan penggunaan, serta referensi dokumentasi untuk komponen-komponennya.
  3. Kompitabilitas dengan Hosting. CodeIgniter mampu berjalan dengan baik  pada hampir semua  platfom hosting. CodeIgniter juga mendukung database-database paling umum, termasuk MySQL.
  4. Tidak ada aturan coding yang ketat. Terserah anda jika anda hanya ingin menggunakan Controller, tanpa View, atau tidak menggunakan Model, atau tidak salah satu keduanya. Namun dengan menggunakan ketiga komponennya adalah pilihan lebih bijak.
  5. Kinerja yang baik. Codeigniter sangat cepat bahkan mungkin bisa dibilang merupakan framework yang paling cepat yang ada saat ini.
  6. Sangat mudah diintegrasikan. CodeIgniter sangat mengerti tentang pengembangan berbagai library saat ini. Karenanya CodeIgniter memberikan kemudahan untuk diintegrasikan dengan library-library yang tersedia saat ini.
  7. Sedikit Konfigurasi. Konfigurasi CodeIgniter terletak di folder aplication/config. CodeIgniter tidak membutuhkan konfigurasi yang rumit, bahkan untuk mencoba menjalankannya, tanpa melakukan konfigurasi sedikitpun ia sudah bisa berjalan.
  8. Mudah dipelajari. Disamping dokementasi yang lengkap, ia juga memiliki berbagai forum diskusi. 

 Kekurangan-kekurangan CodeIgniter

  1. CodeIgniter tidak ditujukan untuk pembuatan web dengan skala besar.
  2. Library yang sangat terbatas. Hal ini dikarenakan sangat sulit mencari plugin tambahan yang terverifikasi secara resmi, karena pada situsnya CodeIgniter tidak menyediakan plugin-plugin tambahan untuk mendukung pengembangan aplikasi dengan CI.
  3. Belum adanya editor khusus CodeIgniter, sehingga dalam melakukan create project dan modul-modulnya harus berpindah-pindah folder.
Sekian dulu pembahasan tentang Pengertian CodeIgniter : Fungsi, Kelebihan dan Kekurangannya

Lain kali akan kita bahas lebih lanjut tentang bagaimana cara menggunakannya. Semoga artikel ini dapat bermanfaat. :-)
Informasi seputar tutorial pemrograman, web developer, windows, linux, networking, android, software dan hardware komputer, dan perkembangan teknologi
Sharing Buku Panduan Belajar CodeIgniter - CodeIgniter  adalah sebuah web application framework yang bersifat open source yang sering digunakan untuk membangun aplikasi PHP dinamis. CodeIgniter dikembangkan pertama kali oleh Rick Ellis (http://www.ellislab.com). CodeIgniter dikembangkan dalam struktur MVC (Model-View-Controller) yang memisahkan antara logic aplikasi, data management dan tampilan. Dengan framework Codeigniter, kita dapat dengan mudah membangun suatu aplikasi web karena CodeIgniter telah menyediakan sangat banyak library dan helper yang sangat berguna dalam pembangunan Web. Disamping itu, Penggunaan CodeIgniter juga membuat struktur aplikasi menjadi lebih baik. Disamping menghemat penulisan coding, ia juga mempunyai standard coding baku , best practice , design pattern, dan common function yang sangat berguna bukan hanya saat pembuatan Web, tapi juga Maintenance atau pengembangan selanjutnya.

pemograman php berbasis codeigniter
Pemograman PHP berbasis CodeIgniter

Buku Tentang Panduan Belajar CodeIgniter 2 

Kembali lagi kedalam permasalahan kita. buku ini adalah sebuah buku yang sempat penulis usung saat penulis mempersiapkan skripsi. Kebetulan skripsi saya adalah menggunakan CodeIgniter dalam pembangunannya, judulnya "Rancang Bangun Sistem Publikasi Karya Ilmiah Mahasiswa UNIGHA Berbasis Web Menggunakan Framework CodeIgniter". Mau tidak mau penulis harus sangat mendalami setiap hal tentang CodeIgniter. Dari sanalah asal-muasal kecintaan penulis dalam menggunakan Framework CodeIgniter dalam setiap pembangunan aplikasi.

Adapun buku yang ingin saya share kali ini berjudul "Framework Codeigniter : Sebuah Panduan dan Best Practice".

Buku Framework Codeigniter : Sebuah Panduan dan Best Practice
Buku Framework Codeigniter : Sebuah Panduan dan Best Practice

Buku ini ditulis oleh Ibnu Daqiqil Id, M.Ti di Pekanbaru pada Juni 2011. Saya tidak tahu entah dimana saya dulu mendownload buku ini. Saking besarnya niat berbagi dengan sahabat blogger sekalian, langsung saya upload ulang buku ini. Siapa tau masih ada yang membutuhkan. :-)

Menurut saya, Buku ini sangat cocok untuk digunakan pemula dalam mempelajari tata cara membuat pemograman web berbasis PHP dengan menggunakan CodeIgniter. Buku ini membahas secara rinci tentang Pengenalan CodeIgniter, PHP, Instalasi dan konfigurasi CodeIgniter, penggunaan Helper dan Library, dan juga disertakan beberapa pemecahan kasus pemrograman web menggunakan CodeIgniter.


Sebenarnya penulis juga masih mempunyai beberapa buku pemrograman lain yang pernah penulis pelajari. Nanti penulis juga akan mencoba share kepada kawan-kawan semua.

Semoga buku ini dapat bermanfaat bagi kawan-kawan blogger semua.

Download disini :  Framework Codeigniter : Sebuah Panduan dan Best Practice


Informasi seputar tutorial pemrograman, web developer, windows, linux, networking, android, software dan hardware komputer, dan perkembangan teknologi
Kasur Pendeteksi Orang yang Selingkuh -  Hahahhaha.....Ada-ada saja inovasi dalam menghadirkan produk inovatif. Sebuah perusahaan pembuat kasur Spanyol - Durmet, telah mengembangkan sebuah kasur pintar yang disebut Smarttress. Kasur yang dilengkapi dengan Lover Detection System,  mampu mengirimkan pemberitahuan ke smartphone jika ada aktivitas mencurigakan di kasur.

Kasur Pendeteksi Orang yang Selingkuh
Kasur Pendeteksi Orang yang Selingkuh

Harga Sebuah Kasur Pendeteksi Orang yang Selingkuh

 Harga yang ditawarkan untuk sebuah kasur pintar yang digadang-gadang dapat mendeteksi perselingkuhan itu tidaklah murah, yaitu USD 1.750 atau sekitar Rp 23 juta. Namun, Kasur pintar ini telah dilengkapi dengan berbagai sensor mutakhir, antara lain sensor getar dan built-in speedometer untuk menganalisis durasi getar di atas kasur.

Katanya, jika kasur ini digunakan ketika kita sedang tidak di rumah, maka kamu akan menerima pemberitahuan di smartphone secara real time. Tentunya ini merupakan suatu langkah yang bagus, untuk mendorong penerapanteknologi modern dalam peralatan rumah tangga.

Jika anda tertarik mengetahui lebih lanjut tentang teknologi ini, ini video promosinya :-)

Dalam video promo di atas, Durmet berpendapat bahwa media sosial adalah biang kerok meningkatnya tingkat perselingkuhan. Apakah menurut anda, apakah memang perlu mengambil langkah ekstrem ini, menukarkan USD 1.750 atau sekitar Rp 23 juta hanya untuk mengetahui apakah pasangan benar-benar setia?


Informasi seputar tutorial pemrograman, web developer, windows, linux, networking, android, software dan hardware komputer, dan perkembangan teknologi
Tool Untuk Membuat Grafik Dinamis dengan PHP - Dalam pembuatan sistem atau aplikasi berbasis PHP, kita seringkali memerlukan penyajian data dan laporan dalam bentuk grafik. Penyajian data dalam bentuk grafik biasanya digunakan untuk menampilkan data secara ringkas namun dapat mudah dipahami. Biasanya penyajian data dalam bentuk grafik tersebut digunakan pada halaman beranda pengelolaan data ataupun halaman-halaman lain yang diperlukan.

Tool Untuk Membuat Grafik Dinamis dengan PHP
Tool Untuk Membuat Grafik Dinamis dengan PHP

Dalam pemograman berbasis web, PHP memiliki kemampuan cukup bagus dalam penanganan dan pembuatan grafik untuk disajikan kepada pengunjung. Disamping itu, juga sudah sangat banyak library-library PHP yang disediakan untuk memudahkan kita dalam menampilkan data dalam bentuk grafik. Dengan menggunakan library tersebut, setidaknya kita sedikit banyak terbantu untuk menulis fungsi-fungsi menampilkan grafik, namun kita juga dituntut menguasai bagaimana menggunakan library tersebut.

Tool Untuk Membuat Grafik Dinamis dengan PHP

 1. pChart

pChart

pChart merupakan library PHP yang sangat handal dalam menangani grafik web. Grafik yang dihasilkan dapat ditampilkan secara langsung di browser, dikirim melalui email atau dicetak dalam file PDF. disamping itu, pembuatan library pChart ini menggunakan konsep OOP sehingga cukup mudah untuk digunakan. Library  ini berlisensi GNU GPL v3. Ia mendukung berbagai macam bentuk grafik seperti garis, batang, lingkaran, poligon dan sebagainya.

2. JpGraph

JpGraph

JpGraph juga merupakan library PHP berbasis Obyek Oriented Programming untuk membuat grafik dinamis. JpGraph memiliki tagline “Most powerfull PHP-driven charts”. Tentunya Tagline tersebut sangat bersesuaian mengingat begitu banyak fitur-fitur yang dimilikinya. Selain mendukung berbagai jenis grafik, Ia juga menghasilkan grafik berukuran sangat ringan. Selain itu juga mendukung alpha blending, drill-down graph, advanced gant-charts, multiple Y-axis dan sebagainya.

3. LibChart

3. LibChart

LibChart adalah  suatu library grafik PHP yang memberikan kesederhanaan dalam penerapannya. LibChart tidak membutuhkan library atau ekstensi tambahan. Namun, ia tidak mendukung banyak jenis diagram. Jenis diagram yang dapat dibuat dengan LibChart antara lain lingkaran (pie), batang (vertikal dan horizontal) dan garis.

4. PHP/SWF Chart

PHP/SWF Chart

PHP/SWF Chart adalah library PHP untuk membuat grafik dinamis interaktif dalam bentuk Flash/SWF. Untuk menampilkannya tentu browser yang digunakan haruslah terinstall plugin Flash Player. Format data yang dibutuhkan library ini adalah XML. Kelebihan dari library ini adalah mendukung lebih dari 25 jenis grafik untuk menyajikan data secara lebih atraktif.

5. Fusion Chart


Fusion Chart


Fusion Chart adalah Library Grafik dinamis PHP dengan tampilan grafik yang profesional serta didukung berbagai jenis dan bentuk grafik. Fusion Chart telah digunakan oleh lebih dari 21.000 organisasi dan 450.000 pengembang yang tersebar di 118 negara didunia. Hebat kan..? Ia juga didukung oleh puluhan jenis grafik yang atraktif baik dalam bentuk 2D maupun 3D, serta dilengkapi dengan berbagai fitur hebat lainnya. Namun, untuk menggunakan library ini kita harus membayar dengan harga mulai dari $399. Namun anda tidak perlu bersedih hati, ia juga tersedia dalam versi trial yang dapat diunduh secara gratis.

6. Google Chart API

Google Chart API

Google Charts adalah jenis Grafik yang menawarkan visualisasi data yang sangat baik. Google Charts dibangun menggunakan teknologi Javascript dan HTML5/SVG. Tentu saja ia memiliki kompatibilitas yang sangat baik dengan browser sekarang ini. Dengan kelebihannya tersebut, library satu ini dapat diunduh secara gratis. Kelebihan lain dari library ini mendukung berbagai sumber data dari berbagai bahasa pemrograman seperti PHP, ASP dan JSP. Ia juga mampu mengusung data Google Spreadsheets, Google Fusion Tables maupun penyedia data pihak ketiga seperti SalesForce sebagai sumber datanya. "Ajiep bukan...?". 

7. Google Chart PHP Library


Google Chart PHP Library

Google Chart PHP Library juga merupakan produk Google. Ia merupakan wrapper yang dibuat dengan PHP dari Google Charts API. Tujuan dikembangkannya library ini adalah untuk mempermudah pengembang PHP dalam membuat grafik dengan Google Charts API. Saya rasa library ini pantas dicoba.

8. ChartJS


ChartJS

Jika Anda membutuhkan library untuk membuat grafik yang dapat ditampilkan dengan baik di web maupun mobile, ChartJS merupakan salah satu pilihan terbaik. ChartJS dibangun menggunakan HTML5 dan Javascript. Library ini menyediakan berbagai jenis diagram seperti diagram batang, garis, lingkaran, donut hingga stock chart. Sumber data library unu berformat JSON. Karenanya, Library ini dapat dengan mudah diimplementasikan dengan berbagai bahasa pemrograman.

Sekian alternatif tool-tool library yang dapat digunakan untuk membuat grafik dinamis dengan menggunakan PHP. Pada lain kesempatan penulis akan mencoba menshare tentang bagaimana cara membuat grafik dinamis dengan PHP dan MySQL. :-)